Konfrencab Nyaris Ricuh, Chrysmon-Solagratia Pimpin GMKI Jakarta

Politik862 Dilihat

Ketua dan Sekretaris BPC GMKI Jakarta terpilih Chrysmon Wifandi Gultom dan Solagratia Mambai (paling kanan). Foto: (Ralian)

BeTimes.id – Setelah empat kali gagal menggelar Konfrendi Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (Konfercab GMKI) Jakarta akhirnya, Chrysmon Wifandi Gultom dan Solagratia Mambai terpilih menjabat Ketua dan Sekretaris Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Jakarta masa bhakti 2023-2025, di Hotel Desa Wisata TMII Jakarta, Sabtu (25/3) dinihari.

Dalam pemilihan Ketua BPC GMKI Jakarta, tampil dua kandidat, yakni Chrysmon berhadapan dengan Dandi Fransiskus Simanjuntak, dengan perolehan 72 suara dan 17 suara.

Solagratia, terpilih sekretaris cabang secara aklamasi di dikonfercab GMKI Jakarta.

Hadir Ketua Bidang Organisasi PP GMKI masa bhakti 2023-2025, Hendra Manurung Koordinator Wilayah III
PP GMKI, Julius Johanes Carles Wawo dan fungsionaris PP GMKI, Ranto Pasaribu.

Kabid Organisasi PP GMKI Hendra Manurung. (Foto: Ralian)

Untuk jabatan bendahara cabang akan dipilih lewat mekanisme formatur. Tim formatur terpilih unsur senior Norma Silalahi, dan usnur anggota Andi, Albertus dan unsur karateker Sikat Pasaribu.

Ketua Cabang Karetaker St. Sikat Pasaribu.,SE sangat apresiasi atas terpilihnya Chrismon dan Solagratia. “Saya berharap keduanya dapat membawa GMKI Jakarta ke arah lebih baik lagi, dan jangan sampai menjadi BPC malah memperkeruh dengan menggagalkan Konpercab seperti ketua cabagn sebelumnya,”ucap mantan Juara PABA tinju Kelas Menengah itu.

Sebelum Konfercab, GMKI Jakarta menggelar masa bimbingan anggota. Dalam Dewan Pertimbangan (DP) sebanyak 69 Orang lulus, dan sebanyak 21 orang tidak lulus.

“Ya, kami ingin dari hasil DP akan melahirkan kader yang siap terjun di tengah-tengah medan pelayanan, yakni Gereja, Perguruan Tinggi dan masyarakat. Dengan moto tinggi iman, ilmu dan pengabdian dapat diwujudkan di tengah-tengah medan pelayanannya,”terang Sikat.

Kabid Organisasi PP GMKI Hendra Manurung. (Foto: Ralian)

Hadir Ketua Panitia Maper dan DP GMKI Jakarta Nelly Situmorang, mantan Ketua BPC masa bhakti 1982-1984 Pdt. Saut Hamonangan Sirait.,M.Th, Ketua Cabang GMKI Jakarta masa bhakti 1992-1994 Santosa Pasaribu, senior GMKI yang juga manbtan Anggota DPR dari PDI Perjuatan Stera Pieterz, Emmy Lumban Raja, Bosman Silalahi, dr. Adele Hutapea, Atiek Silalahi, Pdt. Sapta siagian, Bernard Ndawu, Philiamn Hutasoit, Erilka siahan.

Hadir juga, Rita Hutahean, Rolenta Aritonang, mantan Ketua BPC GMKI Jakarta masa bhakti 1996-1998 Richard Pakpahan, Hotmauli Sihite, mantan Sekretaris BPC GMKI masa bhakti 1992-1994 Rudi Damenson Sihombing, Ralian Jawalsen, Janes Sitorus, Boyce Simaela dan Tiur Opusunggu.

Sebelumnya, sempat terjadi kericuhan di arena Konfercab. Mantan Kecab GMKI Jakarta masa bhakti 2021-2023 Doni Manurung berteriak bahwa Konfercab inskonstitusional. “Ini konditusional,”teriak Doni.

Nyaris Doni menjadi bulan-bulanan peserta Konfercab. Pasalnya, datang ke arena konfercab teriak dan berupaya menggalkan Konfercab yang sedang berjalan. Untungnya, Sikat bersama dengan senior GMKI Jakarta dapat mengamankan upaya Doni dkk. Tidak lama kemudian, pihak pengamanan TMII dan para senior berhasil mengamankan konfercab hingga terpilihnya Ketua dan Sekretaris BPC GMKI masa bhakti 2023-2025.

Salah satu peserta Konfercab yang tidak mau disebut namanya geram melihat ulah Doni dkk. “Bukan gak bisa kami kayak preman, masa harus berakhir baku hantam,”terang anggota GMKI tersebut.

Konfercab sempat ditunda beberapa jam. Pendeta Saut mengajak berdoa kubu Doni, kubu Ketua Karateker Sikat Pasaribu, dan para senior. Selanjutnya, Konfercab dilanjutkan, terpilih Chrysmon asal Universitas Mpu Tantular dan Solagratia asal Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Rudi Damson Sihombing angkat bicara atas kericuhan yanag terjadi di tengah-tengah konfercab. Menurutnya, tindakan Doni dkk sangan menciderai mkaderisasi. “Dia bicara inkonstitusional. Loh dia jadi Ketua Cabang saja harusnya suksesi kepemimpinan berjalan dengan baik malah menggalkan konfercab sebanyak empat kali. Terlalu,”ujar Rudi, pengacara yang sedang naik daun itu.

Sebelumnya, Konfercab GMKI Jakarta dibuka dengan kebaktian dengan mengupas Kitab Markus 2:1-12 oleh Pendeta Jemaat POUK Cililitan Pdt. Dr Sapta Baralaskama Siagian. “Sebagai kader GMKI Jakarta ke depan harus melihat tanda-tanda zaman, dan peka melihat sekitar. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang melayani,”ujarnya. (Ralian)

Komentar