Alumni Lemhanas Ajak Para Caleg Untuk Tidak Usung Politik Identitas Dalam Kampanye

Politik1215 Dilihat

Dr Sapta Baralaska Utama Siagian

BeTimes.id–Analis Politik dan Keamanan Dr Sapta Baralaska Utama Siagian mengajak Para Elite Politik dan juga Caleg baik ditingkat Pusat maupun Daerah untuk tidak mengusung politik Identitas dalam kampanye Presiden maupun legislatif.

“Marilah kita belajar dari Pemili 2014, 2019 dan juga Pilkada yang digelar di beberapa daerah dan juga di Jakarta tahun 2017 yang membawa masyarakat terbelah,”kata Sapta, dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Senin (4/9).

Menurut Dosen Pasca Sarjana Filsafat Politik ini, politik identitas di Indonesia merujuk pada praktik politik yang didasarkan pada identitas etnis, agama, gender, dan orientasi seksual. Hal ini, lanjut Sapta, menjadi semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam konteks pemilihan umum dan kampanye politik.

“Salah satu contoh politik identitas yang paling terkenal di Indonesia adalah penggunaan agama sebagai dasar kampanye politik. Banyak calon politikus yang mencoba untuk memenangkan suara pemilih dengan mengidentifikasi diri mereka dengan agama tertentu atau mengeksploitasi isu-isu keagamaan,” imbuh Sapta.

Hal ini, lanjut Sapta, dapat mengakibatkan polarisasi masyarakat dan meningkatkan ketegangan antar kelompok agama.

Komentar