Peningkatan kompetensi ini diharapkan ditingkatkan di tahun depan baik dari sisi perangkat teknologi maupun anggaran dari pusat.
“Dari pusat, dari provinsi mungkin dari APBD kita juga bisa lebih diprioritaskan ke arah sana, atau dari stakeholder yang lain, dari industri atau swasta yang bisa membantu, ini harus digali, termasuk juga dari kendala sisi orang tua murid yang masih berpandangan ‘merepotkan’, harus punya wifi, kuota,” tuturnya.
Country Lead Google for Education Indonesia, Olivia Basrin mengatakan, generasi hari ini sejak lahir memang telah terbiasa dengan teknogi digital.
Untuk para siswa sekolah, para guru perlu diajarkan kemampuan untuk bisa mengoperasikan teknologi dalam pembelajaran.
“Makanya kami lakukan kegiatan hari ini untuk membantu dari sisi penguatan gurunya. Agar mereka tahu nanti, ruang kelasnya mau dipersiapkan seperti apa, proses belajar mengajarnya, apa yang dilakukan siswa, dan guru. Supaya pemanfaatan sarana yang sudah disediakan baik TIK, maupun pembelajaran belajar.id ini bisa dimanfaatkan dengan optimal,” jelasnya.
Komentar