Ahok: Bansos Bukan Keadilan Sosial, Itu Sistem Kerajaan

Politik780 Dilihat

Menurut Ahok bisa saja dia main dua kaki, apalagi kubu pasangan Prabowo-Gibran adalah kawannya. Sama hal dengan pasangan calon Ganjar-Mahfud. “Tapi saya harus mengatakan tegas tidak. Saya tetap mendukung Ganjar. Saya pun, kalau tidak berdiri atas kebenaran, kejujuran, dan kemanusiaan, maka saya tidak Ahoker,” tandasnya.

Sebenarnya dirinya sudah lama berencana keluar dari perusahaan plat merah itu untuk terlibat kampanye membantu Ganjar Pranowo. Namun, ditolak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri. “Saya lapor sama ibu, kita kan Ganjar nih. Saya mau kampanye untuk Ganjar dan mau mundur dari Pertamina. Tapi ibu Megawati mengatakan jangan. Kamu mengawasi Pertamina,” kata Ahok menirukan Presiden ke-5 itu.

Menurutnya, selama menangani perusahaan minyak plat merah itu telah mengoptimalisasi biaya, termasuk pengeluaran, dan menghindari kerugian sebesar 4,5 miliar Dolar AS.”Tahun lalu, menurut catatan saya sudah untung 4,3 miliar Dolar AS. Apalagi Pertamina Perusahaan nomor 141 dunia. Tentu banyak keuntungan yang saya dapat,”ucap Ahok.

Sebelumnya, Ahok menyatakan mundur dari jabatan Komisaris Utama (Komut) Pertamina dan akan ikut mengkampanyekan paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud. “Saya mendukung serta akan ikut mengkampanyekan pasangan calon presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD,” kata Ahok melalui postingan Instagramnya, Jumat (2/2).

.”Hal ini agar tidak ada lagi kebingungan terkait arah politik saya,” tambahnya. (Davin)

Komentar